{"id":2753,"date":"2025-10-23T14:00:11","date_gmt":"2025-10-23T07:00:11","guid":{"rendered":"https:\/\/dazo.id\/blog\/?p=2753"},"modified":"2025-11-20T09:57:25","modified_gmt":"2025-11-20T02:57:25","slug":"chatbot-vs-conversational-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/chatbot-vs-conversational-ai\/","title":{"rendered":"Chatbot vs Conversational AI,Mana yang Lebih Efektif?"},"content":{"rendered":"<p>Pernah menghubungi layanan pelanggan lewat chat dan merasa seperti berbicara dengan manusia? Tapi di sisi lain, mungkin Anda juga pernah berbicara dengan bot yang hanya menjawab pertanyaan dengan terbatas dan tanpa konteks. Inilah dua teknologi kunci dalam otomasi obrolan bisnis: chatbot dan conversational AI.<\/p>\n<p>Meskipun sering digunakan bergantian, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan mendasar dan memahami perbedaan ini penting agar bisnis memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan serta kapasitas.<\/p>\n<p>Mari kita telusuri bersama: definisi masing-masing, perbandingan fitur, penggunaan yang tepat, serta bagaimana bisnis bisa memanfaatkan teknologi ini secara efektif dan akhirnya, bagaimana produk seperti <strong>Dazo<\/strong> menawarkan <a href=\"https:\/\/dazo.id\/ai-chat\/\"><strong>solusi Chatbot AI<\/strong><\/a> yang bisa menjembatani kebutuhan Anda.<\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Chatbot?<\/strong><\/h2>\n<p>Secara singkat, chatbot adalah program perangkat lunak yang dirancang untuk mensimulasikan percakapan manusia, biasanya melalui teks (atau kadang suara) di aplikasi chat, website, atau media sosial.<\/p>\n<h3><strong>Karakteristik utama chatbot:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Umumnya berbasis aturan\/RULE-BASED (<em>predefined flows<\/em>) \u2192\u00a0 jika pengguna mengklik \u201cLihat Status Pesanan\u201d, bot menjawab sesuai skrip.<\/li>\n<li>Fokus pada tugas spesifik, seperti FAQ, pelacakan pesanan, atau pemesanan sederhana.<\/li>\n<li>Relatif mudah diimplementasikan dan biaya awal lebih rendah dibanding sistem AI canggih.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Kelebihan chatbot:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Tersedia 24\/7 untuk menjawab pertanyaan dasar<\/li>\n<li>Mengurangi beban pekerjaan rutin tim layanan pelanggan<\/li>\n<li>Implementasi cukup cepat<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Kekurangan chatbot:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Tidak dapat menangani percakapan kompleks atau kontekstual<\/li>\n<li>Tidak \u201cmempelajari\u201d interaksi sendiri secara otomatis<\/li>\n<li>Pengalaman pengguna bisa terasa kaku dan terbatas<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dalam survei, meskipun banyak bisnis menggunakan chatbot, hanya sedikit yang pelanggan anggap efektif misalnya, survei The Wall Street Journal (2024) menunjukkan hanya sekitar 16% konsumen rutin menggunakan chatbot.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282299993245?utm_source=blog_dazo_id&amp;utm_medium=banner_artikelEF&amp;utm_campaign=lead_november25&amp;utm_content=click_banner2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2882 size-full\" src=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI.png\" alt=\"Banner Campaign Nov 2 2025\" width=\"1231\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI.png 1231w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-300x42.png 300w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-1024x144.png 1024w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-768x108.png 768w\" sizes=\"(max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><\/a><\/p>\n<h2><strong>Apa Itu Conversational AI?<\/strong><\/h2>\n<p>Conversational AI adalah evolusi dari chatbot yang menggabungkan <strong><a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/digital-transformation\/natural-language-processing\/\">Natural Language Processing<\/a> (NLP)<\/strong>, <strong>Machine Learning (ML)<\/strong>, dan data pelanggan untuk menciptakan interaksi yang terasa lebih alami dan kontekstual.<\/p>\n<p>Dengan conversational AI, sistem tidak hanya menanggapi kata kunci, tetapi memahami niat, konteks pembicaraan, bahkan emosi pengguna. Ini membuat percakapan terasa lebih \u201cmanusiawi\u201d.<\/p>\n<h3><strong>Keunggulan conversational AI:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Pemahaman konteks dan histori pengguna<\/li>\n<li>Personalisasi percakapan berdasarkan data pelanggan<\/li>\n<li>Kemampuan belajar dari interaksi dan memperbaiki diri<\/li>\n<li>Dapat menangani banyak kanal (omnichannel) dan percakapan multi-tur (multi-turn).<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Tantangan conversational AI:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Biaya implementasi dan pemeliharaan yang lebih tinggi. Dalam beberapa riset, biaya awal bisa jauh lebih besar dibanding chatbot standar.<\/li>\n<li>Butuh data pelanggan dan integrasi sistem yang cukup matang<\/li>\n<li>Butuh pengawasan agar tetap sesuai kebijakan dan tidak \u201ckeluar jalur\u201d<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/digital-transformation\/omnichannel-chatbot\/\"><strong>Omnichannel Chatbot untuk Bisnis, Efisiensi dalam Satu Sistem<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Chatbot vs Conversational AI, Perbandingan Singkat<\/strong><\/h2>\n<div class=\"_tableContainer_1rjym_1\">\n<div class=\"group _tableWrapper_1rjym_13 flex w-fit flex-col-reverse\" tabindex=\"-1\">\n<table class=\"w-fit min-w-(--thread-content-width)\" data-start=\"806\" data-end=\"1924\">\n<thead data-start=\"806\" data-end=\"857\">\n<tr data-start=\"806\" data-end=\"857\">\n<th data-start=\"806\" data-end=\"814\" data-col-size=\"sm\">Aspek<\/th>\n<th data-start=\"814\" data-end=\"836\" data-col-size=\"md\">Chatbot Tradisional<\/th>\n<th data-start=\"836\" data-end=\"857\" data-col-size=\"md\">Conversational AI<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody data-start=\"872\" data-end=\"1924\">\n<tr data-start=\"872\" data-end=\"1052\">\n<td data-start=\"872\" data-end=\"890\" data-col-size=\"sm\">Dasar Teknologi<\/td>\n<td data-start=\"890\" data-end=\"971\" data-col-size=\"md\">Rule-based \/ skrip yang sudah ditetapkan<\/td>\n<td data-start=\"971\" data-end=\"1052\" data-col-size=\"md\">NLP, Machine Learning, kontekstualisasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"1053\" data-end=\"1290\">\n<td data-start=\"1053\" data-end=\"1088\" data-col-size=\"sm\">Kemampuan Menangani Kompleksitas<\/td>\n<td data-start=\"1088\" data-end=\"1171\" data-col-size=\"md\">Terbatas pada pertanyaan sederhana &amp; rutin<\/td>\n<td data-start=\"1171\" data-end=\"1290\" data-col-size=\"md\">Mampu mengikuti dialog berkelanjutan, multi-langkah, memahami maksud pengguna<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"1291\" data-end=\"1433\">\n<td data-start=\"1291\" data-end=\"1317\" data-col-size=\"sm\">Adaptasi &amp; Pembelajaran<\/td>\n<td data-start=\"1317\" data-end=\"1357\" data-col-size=\"md\">Tidak belajar dari interaksi pengguna<\/td>\n<td data-start=\"1357\" data-end=\"1433\" data-col-size=\"md\">Belajar dari data &amp; interaksi, bisa di-tuning \/ di-upgrade seiring waktu<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"1434\" data-end=\"1573\">\n<td data-start=\"1434\" data-end=\"1450\" data-col-size=\"sm\">Personalisasi<\/td>\n<td data-start=\"1450\" data-end=\"1491\" data-col-size=\"md\">Umumnya generik atau berdasarkan skrip<\/td>\n<td data-start=\"1491\" data-end=\"1573\" data-col-size=\"md\">Bisa mengingat histori pengguna &amp; memberikan respons yang lebih sesuai konteks<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"1574\" data-end=\"1763\">\n<td data-start=\"1574\" data-end=\"1593\" data-col-size=\"sm\">Kanal Komunikasi<\/td>\n<td data-start=\"1593\" data-end=\"1646\" data-col-size=\"md\">Chat di situs, media sosial, aplikasi pesan instan<\/td>\n<td data-start=\"1646\" data-end=\"1763\" data-col-size=\"md\">Bisa multi-channel (chat, suara, aplikasi pesan instan) dan lintas platform<\/td>\n<\/tr>\n<tr data-start=\"1764\" data-end=\"1924\">\n<td data-start=\"1764\" data-end=\"1800\" data-col-size=\"sm\">Biaya &amp; Kompleksitas Implementasi<\/td>\n<td data-start=\"1800\" data-end=\"1847\" data-col-size=\"md\">Umumnya lebih murah dan cepat diimplementasi<\/td>\n<td data-start=\"1847\" data-end=\"1924\" data-col-size=\"md\">Lebih kompleks dan mungkin lebih mahal, tapi lebih fleksibel dan scalable<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/div>\n<p>Dari penelitian, misalnya, sebuah studi menunjukkan bahwa sistem conversational AI bisa mencapai tingkat resolusi hingga 40-60% dibanding chatbot yang hanya 15-30% dalam kasus dukungan pelanggan.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/bisnis\/bisnis-flow-chatbot\/\"><strong>Bisnis Flow Chatbot, Bikin Kerja Lebih Praktis<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Kapan Sebaiknya Menggunakan Chatbot vs Conversational AI?<\/strong><\/h2>\n<p>Memilih antara chatbot atau conversational AI harus berdasarkan <strong>kebutuhan bisnis<\/strong> dan <strong>kapasitas operasional<\/strong> Anda. Berikut panduannya:<\/p>\n<h3><strong>Pilih Chatbot jika:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Anda memiliki banyak pertanyaan yang sama berkali-kali (FAQ)<\/li>\n<li>Perlu solusi cepat dengan biaya rendah<\/li>\n<li>Interaksi pelanggan masih sederhana dan volume tidak terlalu besar<\/li>\n<li>Anda ingin memulai otomasi obrolan tanpa investasi besar<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3><strong>Pilih Conversational AI jika:<\/strong><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Anda menangani percakapan kompleks (multi-turn) + interaksi lintas kanal<\/li>\n<li>Ingin personalisasi tinggi, rekomendasi produk, atau konteks multi-kanal<\/li>\n<li>Memiliki data pelanggan dan integrasi sistem yang memadai<\/li>\n<li>Siap investasi lebih untuk jangka panjang dan skalabilitas<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282299993245?utm_source=blog_dazo_id&amp;utm_medium=banner_artikelPA&amp;utm_campaign=lead_november25&amp;utm_content=click_banner1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2881 size-full\" src=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI.png\" alt=\"Banner Campaign Nov 1 2025\" width=\"1231\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI.png 1231w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-300x42.png 300w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-1024x144.png 1024w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-768x108.png 768w\" sizes=\"(max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Manfaat Utama bagi Bisnis<\/strong><\/h2>\n<h4>a) Efisiensi Operasional<\/h4>\n<p>Dengan chatbot atau conversational AI, bisnis dapat merespon pelanggan tanpa harus menugaskan manusia 24 jam nonstop. Ini menurunkan beban tim dan memungkinkan fokus pada tugas bernilai tinggi.<\/p>\n<h4>b) Pengalaman Pelanggan Lebih Baik<\/h4>\n<p>Conversational AI misalnya, menciptakan percakapan yang terasa alami, mengerti konteks dan preferensi membuat pelanggan merasa dihargai dan dipahami.<\/p>\n<h4>c) Data &amp; Insight yang Lebih Kaya<\/h4>\n<p>Setiap interaksi terekam dan dapat dianalisis untuk memahami kebutuhan pelanggan, pola perilaku, dan meningkatkan strategi penjualan\/pemasaran.<\/p>\n<h4>d) Skala dan Pertumbuhan<\/h4>\n<p>Platform conversational AI memungkinkan bisnis menangani volume interaksi besar dan memperluas layanan tanpa penambahan staf manusia secara proporsional.<\/p>\n<h2><strong>Tantangan yang Perlu Diperhatikan<\/strong><\/h2>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Harapan pelanggan yang terlalu tinggi terhadap \u2018bot\u2019 yang terasa seperti manusia membuat risiko kekecewaan.<\/li>\n<li>Biaya dan waktu implementasi conversational AI cukup besar dibanding chatbot standar.<\/li>\n<li>Integrasi data pelanggan dan saluran komunikasi harus kuat agar sistem bisa bekerja optimal.<\/li>\n<li>Pemeliharaan dan update algoritma penting agar sistem tidak usang.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h2><strong>Contoh Penerapan di Bisnis<\/strong><\/h2>\n<p><strong>Contoh Chatbot (rule-based):<\/strong><br \/>\nSebuah toko online menggunakan chatbot untuk menjawab pertanyaan \u201cApakah barang tersedia?\u201d, \u201cBerapa ongkir?\u201d, atau \u201cStatus pengiriman?\u201d Interaksi terbatas, mudah diprediksi.<\/p>\n<p><strong>Contoh Conversational AI:<\/strong><br \/>\nSebuah brand skincare menggunakan sistem yang mengenali pelanggan berdasarkan riwayat, lalu memulai:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cHalo Kak A! Minggu lalu kamu membeli serum X. Mau saya rekomendasikan toner baru dengan promo khusus hari ini?\u201d<br \/>\nSistem ini mengerti siapa \u2018Kak A\u2019, produk yang pernah dibeli, waktu pembelian, dan menawarkan relevansi bukan hanya jawaban standar.<\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Mengenalkan Solusi, Chatbot AI dari Dazo<\/strong><\/h2>\n<p>Untuk banyak UMKM atau bisnis menengah, memilih antara chatbot atau conversational AI mungkin terasa kompleks. Berikut bagaimana <strong>Dazo<\/strong> bisa menjadi jembatan solusi:<\/p>\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ul>\n<li>Dazo menawarkan <a href=\"https:\/\/dazo.id\/ai-chat\/\"><strong>Chatbot AI<\/strong> <\/a>yang jauh lebih dari chatbot sederhana\u00a0 ia bisa memahami konteks, memicu rekomendasi produk, dan terintegrasi dengan CRM serta penjualan.<\/li>\n<li>Cocok untuk bisnis yang ingin naik kelas dari chatbot dasar menuju otomasi percakapan yang lebih cerdas tanpa harus mulai dari nol.<\/li>\n<li>Dengan <strong>Dazo<\/strong>, Anda bisa mengelola interaksi pelanggan, mengotomatiskan obrolan personal, serta merekam data CRM dalam satu dashboard sehingga Anda siap berkembang ke solusi conversational AI penuh kapan pun.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/ecommerce\/produk-digital\/\"><strong>Produk Digital, Peluang Bisnis yang Semakin Menguntungkan<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p>Walau terdengar mirip, <a href=\"https:\/\/dazo.id\/ai-chat\/\"><strong>chatbot<\/strong> dan <strong>conversational AI<\/strong> <\/a>memiliki jarak yang cukup signifikan dari tingkat kemampuan, konteks, hingga personalisasi. Chatbot ideal untuk tugas sederhana dan cepat diterapkan, sementara conversational AI membawa pengalaman percakapan ke level yang lebih tinggi dan adaptif.<\/p>\n<p>Pilihlah sesuai skala bisnis Anda, kebutuhan interaksi pelanggan, dan kesiapan data. Dan jika Anda butuh solusi yang fleksibel, terjangkau, dan terintegrasi untuk mulai otomasi percakapan pelanggan dengan cerdas <strong>Dazo<\/strong> hadir untuk membantu Anda melangkah.<\/p>\n<p><em>Mulailah membangun interaksi yang bukan hanya menjawab, tetapi mengerti pelanggan Anda bersama Dazo.<\/em><\/p>\n<h2>Referensi<\/h2>\n<p><em>10 Mistakes Companies Should Avoid with Consumer Chatbot, 2024 (wsj.com)<\/em><\/p>\n<div class=\"flex flex-col gap-4 tblsm:gap-5\">\n<p class=\"theading0\"><em>Conversational AI vs chatbots: A complete comparison guide, 2025 <span style=\"font-size: 1rem;\">(<\/span>eesel AI<span style=\"font-size: 1rem;\">)<\/span><\/em><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah menghubungi layanan pelanggan lewat chat dan merasa seperti berbicara dengan manusia? Tapi di sisi lain, mungkin Anda juga pernah berbicara dengan bot yang hanya menjawab pertanyaan dengan terbatas dan tanpa konteks. Inilah dua teknologi kunci dalam otomasi obrolan bisnis: chatbot dan conversational AI. Meskipun sering digunakan bergantian, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan mendasar dan memahami &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/chatbot-vs-conversational-ai\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Chatbot vs Conversational AI,Mana yang Lebih Efektif?&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2731,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[642],"tags":[639,638,641,640,635,636,637],"class_list":["post-2753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-chatbot","tag-ai-lead-generation","tag-ai-marketing","tag-ai-untuk-bisnis","tag-chatbot-umkm","tag-chatbot-untuk-lead-generation","tag-conversational-ai-marketing","tag-perbedaan-chatbot-dan-conversational-ai"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-scaled.webp",2560,1067,false],"landscape":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-scaled.webp",2560,1067,false],"portraits":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-scaled.webp",2560,1067,false],"thumbnail":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-300x125.webp",300,125,true],"large":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-1024x427.webp",525,219,true],"1536x1536":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-1536x640.webp",1536,640,true],"2048x2048":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-2048x853.webp",2048,853,true],"twentyseventeen-featured-image":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-2000x1200.webp",2000,1200,true],"twentyseventeen-thumbnail-avatar":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/146-100x100.webp",100,100,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Kanya T","author_link":"https:\/\/dazo.id\/blog\/author\/kanya\/"},"rttpg_comment":3,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/\" rel=\"category tag\">Chatbot AI<\/a>","rttpg_excerpt":"Pernah menghubungi layanan pelanggan lewat chat dan merasa seperti berbicara dengan manusia? Tapi di sisi lain, mungkin Anda juga pernah berbicara dengan bot yang hanya menjawab pertanyaan dengan terbatas dan tanpa konteks. Inilah dua teknologi kunci dalam otomasi obrolan bisnis: chatbot dan conversational AI. Meskipun sering digunakan bergantian, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan mendasar dan memahami&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2753"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3010,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2753\/revisions\/3010"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2731"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}