{"id":3404,"date":"2026-02-04T14:00:55","date_gmt":"2026-02-04T07:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/dazo.id\/blog\/?p=3404"},"modified":"2026-02-04T14:19:00","modified_gmt":"2026-02-04T07:19:00","slug":"chatbot-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/chatbot-bisnis\/","title":{"rendered":"Chatbot Bisnis, Bangun Layanan Pelanggan Otomatis 2026"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"330\" data-end=\"624\">Di toko fisik, Anda menempatkan pramuniaga terbaik dibarisan depan. Seseorang yang ramah, paham produk, dan tahu cara berbicara dengan pelanggan. Di ranah digital, peran itu kini dipegang oleh chatbot bisnis entitas pertama yang menyapa, menjawab, dan membentuk kesan awal terhadap brand Anda.<\/p>\n<p data-start=\"626\" data-end=\"1035\">Memasuki 2026, ekspektasi pelanggan berubah drastis. Mereka tidak lagi puas dengan bot yang hanya menjawab kaku, apalagi sekadar memerintahkan \u201cKlik 1 untuk A\u201d. Pelanggan menginginkan asisten digital yang memahami konteks, berbicara dengan bahasa yang relevan, dan mampu memberikan solusi secara instan tanpa terasa mekanis. Inilah pergeseran besar: dari chatbot sebagai alat, menjadi <em>humanized assistant.<\/em><\/p>\n<p>Untuk lebih lengkapnya, artikel ini akan membahas chatbot yang baik tidak hanya membalas cepat, tapi memiliki<em> tone of voice<\/em> yang sesuai dengan identitas bisnis, sehingga pelanggan akan merasa sedang mengobrol dengan asisten profesional, bukan robot kaku.<\/p>\n<p data-start=\"626\" data-end=\"1035\"><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282299993245?utm_source=blog_dazo_id&amp;utm_medium=banner_artikelEF&amp;utm_campaign=lead_november25&amp;utm_content=click_banner2\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2882 size-full\" src=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI.png\" alt=\"Banner Campaign Nov 2 2025\" width=\"1231\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI.png 1231w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-300x42.png 300w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-1024x144.png 1024w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Efficiency-AI-768x108.png 768w\" sizes=\"(max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><\/a><\/p>\n<h2 data-start=\"784\" data-end=\"837\"><strong>Evolusi Chatbot Dari Robot Kaku ke Asisten Pintar<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"839\" data-end=\"1013\">Perkembangan chatbot tidak terjadi dalam semalam. Transformasi ini didorong oleh kemajuan <em>natural language processing<\/em> dan kebutuhan pengalaman pelanggan yang lebih manusiawi. Banyak bisnis masih terjebak pada paradigma lama, sementara pelanggan sudah bergerak lebih cepat.<\/p>\n<h3 data-start=\"1015\" data-end=\"1059\"><em><strong>Rule-Based Chatbot vs AI-Powered Chatbot<\/strong><\/em><\/h3>\n<p data-start=\"1288\" data-end=\"1656\"><em>Rule-based chatbot<\/em> bekerja berdasarkan skrip statis. Ia hanya merespons kata kunci tertentu dan akan \u201cbingung\u201d ketika pelanggan menggunakan bahasa yang sedikit berbeda. Sehingga akan mudah gagal memahami konteks.\u00a0 Sebaliknya, AI-powered chatbot dirancang untuk memahami niat percakapan, memahami variasi bahasa, bukan sekadar membaca perintah. Bot jenis ini mampu menyesuaikan jawaban berdasarkan konteks, histori, dan tujuan pelanggan.<\/p>\n<h3 data-start=\"1658\" data-end=\"1691\"><strong>Percakapan yang Lebih Hidup<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"1692\" data-end=\"1987\">Pendekatan <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/conversational-commerce\/\"><em><strong data-start=\"1703\" data-end=\"1730\">conversational commerce<\/strong><\/em><\/a> mengubah chat dari sekadar kanal tanya jawab menjadi ruang interaksi bernilai. Teknologi ini memungkinkan chatbot meniru alur percakapan manusia: bertanya balik, memberi saran, hingga memandu pelanggan mengambil keputusan, tanpa terasa menggurui atau kaku.<\/p>\n<h2 data-start=\"1441\" data-end=\"1495\"><strong>4 Pilar Utama Chatbot Bisnis yang Disukai Pelanggan<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2045\" data-end=\"2222\">Chatbot yang baik tidak hanya cepat, tetapi juga terasa \u201cnyambung\u201d. Ada empat pilar utama yang membedakan antara chatbot biasa dengan chatbot bisnis yang benar-benar disukai pelanggan, misalnya:<\/p>\n<h3 data-start=\"1627\" data-end=\"1651\"><em><strong>Contextual Awareness<\/strong><\/em><\/h3>\n<p data-start=\"2251\" data-end=\"2478\">Chatbot yang baik dapat mengingat konteks percakapan. Karena pelanggan tidak suka mengulang informasi yang sama berkali-kali. Chatbot modern mampu mengingat konteks percakapan, mulai dari produk yang ditanyakan hingga kendala sebelumnya. Ketika konteks terjaga, interaksi terasa lebih alami dan efisien. Selain itu, mempercepat penyelesaian masalah dan menurunkan tingkat frustrasi pelanggan.<\/p>\n<h3 data-start=\"1967\" data-end=\"1988\"><em><strong>Brand Personality<\/strong><\/em><\/h3>\n<p data-start=\"2504\" data-end=\"2807\">Setiap brand memiliki suara. Ada yang formal dan korporat, ada yang hangat dan santai. Maka chatbot yang efektif selalu menggunakan gaya bahasa yang konsisten dengan identitas perusahaan. <em>Tone of voice<\/em> inilah yang membuat pelanggan merasa sedang berbicara dengan asisten profesional, bukan robot kaku tanpa emosi. Membangun kepercayaan dan memperkuat citra merek di setiap interaksi<\/p>\n<h3 data-start=\"2271\" data-end=\"2305\"><strong><em>Seamless Transition<\/em>\u00a0<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"2835\" data-end=\"3123\">Tidak semua masalah bisa diselesaikan oleh bot. Karena itu, chatbot harus mampu mengalihkan percakapan ke manusia secara mulus. Integrasi dengan <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/whatsapp-multi-agent\/\"><strong data-start=\"2979\" data-end=\"3003\">WhatsApp multi agent<\/strong><\/a> memastikan pelanggan tidak merasa \u201cdiputus\u201d saat membutuhkan bantuan lanjutan ke admin, sekaligus menjaga agar pengalaman tetap utuh.<\/p>\n<h3 data-start=\"2578\" data-end=\"2597\"><em><strong>Action Oriented<\/strong><\/em><\/h3>\n<p data-start=\"2599\" data-end=\"2849\">Chatbot bukan hanya mesin jawab FAQ. Ia mampu mengambil aksi nyata, seperti membantu cek stok, proses pemesanan, pengecekan status, hingga menangani situasi kompleks seperti<a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/order-management\/overload-order-ramadhan\/\"> <strong data-start=\"3312\" data-end=\"3346\">solusi overload order Ramadhan<\/strong><\/a>. Pendekatan ini mengubah chatbot dari alat bantu menjadi bagian aktif dari proses bisnis.<\/p>\n<h2 data-start=\"2851\" data-end=\"2905\"><strong>Perbedaan Chatbot Bisnis dengan AI Sales Automation<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"2907\" data-end=\"2981\">Keduanya sering disamakan, padahal fokusnya berbeda dan saling melengkapi. Penting bagi pemilik bisnis untuk memahami batasan dan peran masing-masing teknologi agar implementasi tepat sasaran.<\/p>\n<h3 data-start=\"2983\" data-end=\"3001\"><strong>Chatbot Bisnis<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3633\" data-end=\"3833\">Fokus utamanya adalah interaksi. Bagaimana cara menyapa pelanggan, menjawab dengan empati, dan menjaga kualitas layanan di setiap percakapan. Tujuannya membangun hubungan dan kepercayaan sejak percakapan pertama. Keberhasilan diukur dari kepuasan dan kelancaran komunikasi. Chatbot bisnis berperan di garis depan hubungan pelanggan.<\/p>\n<h3 data-start=\"3265\" data-end=\"3288\"><strong>AI Sales Automation<\/strong><\/h3>\n<p data-start=\"3861\" data-end=\"4113\">Berbeda dengan chatbot, AI Sales Automation bekerja dibalik layar. Sistem ini mengatur proses teknis seperti <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/digital-transformation\/sales-funnel-otomatis\/\"><strong data-start=\"3971\" data-end=\"3996\">sales funnel otomatis<\/strong><\/a>, distribusi leads, hingga alur follow-up dan penjualan. Teknologi ini memastikan proses berjalan konsisten tanpa ketergantungan manual. Keduanya saling melengkapi, tetapi memiliki fungsi strategis yang berbeda.<\/p>\n<p data-start=\"3861\" data-end=\"4113\"><a href=\"https:\/\/wa.me\/6282299993245?utm_source=blog_dazo_id&amp;utm_medium=banner_artikelPA&amp;utm_campaign=lead_november25&amp;utm_content=click_banner1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-2881 size-full\" src=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI.png\" alt=\"Banner Campaign Nov 1 2025\" width=\"1231\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI.png 1231w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-300x42.png 300w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-1024x144.png 1024w, https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Problem-Awareness-AI-768x108.png 768w\" sizes=\"(max-width: 767px) 89vw, (max-width: 1000px) 54vw, (max-width: 1071px) 543px, 580px\" \/><\/a><\/p>\n<h2 data-start=\"3554\" data-end=\"3601\"><strong>Mengukur Keberhasilan Interaksi Chatbot Anda<\/strong><\/h2>\n<p>Keberhasilan chatbot tidak cukup diukur dari jumlah pesan yang terbalas. Pemilik bisnis perlu melihat metrik yang lebih dalam dan relevan dengan pengalaman pelanggan. Salah satunya melalui <a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/bisnis\/analisa-sentimen\/\"><strong style=\"font-size: 1rem;\" data-start=\"4354\" data-end=\"4374\">analisa sentimen<\/strong><\/a><span style=\"font-size: 1rem;\">, untuk memahami apakah percakapan menghasilkan respons positif, netral, atau negatif. Pendekatan ini memberi sinyal awal terhadap potensi masalah layanan atau peluang peningkatan pengalaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-size: 1rem;\">Selain itu, durasi penyelesaian masalah juga menjadi indikator penting. Dengan <\/span><a style=\"font-size: 1rem;\" href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/bisnis\/sla-management\/\"><strong data-start=\"4540\" data-end=\"4558\">SLA Management<\/strong><\/a><span style=\"font-size: 1rem;\">, perusahaan dapat memantau apakah chatbot benar-benar mempercepat layanan atau justru menambah friksi. <\/span><span style=\"font-size: 1rem;\">Pendekatan berbasis data ini membantu bisnis menyempurnakan percakapan, bukan sekadar memperbanyak automasi.<\/span><\/p>\n<p data-start=\"1189\" data-end=\"1562\">Menurut riset Gartner, perusahaan yang secara konsisten mengukur pengalaman pelanggan dan menggunakan data CX untuk melakukan perbaikan operasional cenderung memiliki retensi pelanggan yang lebih tinggi dibanding pesaing yang tidak melakukannya, dengan peningkatan retensi yang nyata karena fokus pada kepuasan dan loyalitas pelanggan.<\/p>\n<h2 data-start=\"4119\" data-end=\"4157\"><strong>Menciptakan Interaksi yang Membekas<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"4813\" data-end=\"5051\"><em>Humanized assistant<\/em> bukan tentang membuat chatbot berpura-pura menjadi manusia. Tujuannya adalah menciptakan interaksi yang terasa relevan, sopan, dan membantu. Dititik inilah teknologi harus tunduk pada strategi brand, bukan sebaliknya.<\/p>\n<p data-start=\"5053\" data-end=\"5390\"><strong>Dazo<\/strong> membantu bisnis membangun chatbot AI yang cerdas namun tetap terasa \u201cmanusia\u201d. Mulai dari pengaturan<em> tone of voice<\/em>, pengelolaan seluruh interaksi pelanggan, hingga integrasi dengan sistem CRM dan pengelolaan penjualan. Ditambah fitur broadcast yang terkontrol, bisnis dapat tetap personal meski melayani ribuan percakapan sekaligus.<\/p>\n<h2 data-start=\"4593\" data-end=\"4606\"><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<div class=\"flex flex-col text-sm pb-25\">\n<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-turn-id=\"5b3eb930-66cf-43f4-aac6-c1a5917e4fb5\" data-testid=\"conversation-turn-30\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"9972680e-614d-4d8e-8f95-dfb0e978437d\" data-message-model-slug=\"gpt-5-2\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling\">\n<p data-start=\"5407\" data-end=\"5725\">Chatbot bisnis bukan pengganti manusia, melainkan pendamping manusia untuk menghadirkan layanan pelanggan dalam skala besar tanpa kehilangan sentuhan profesional. Ketika chatbot mampu memahami konteks, berbicara sesuai identitas brand, dan mengambil aksi nyata, ia menjadi aset strategis, bukan sekadar fitur tambahan.<\/p>\n<p data-start=\"5727\" data-end=\"5937\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Jika Anda ingin membangun infrastruktur layanan pelanggan yang lebih cerdas, konsisten, dan siap menghadapi ekspektasi 2026, <strong>Dazo<\/strong> hadir sebagai <a href=\"https:\/\/dazo.id\/ai-chat\"><strong>solusi Chatbot AI<\/strong><\/a> yang dirancang untuk tumbuh bersama bisnis Anda.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<h2 data-start=\"4959\" data-end=\"5005\"><strong>FAQ<\/strong><\/h2>\n<p data-start=\"5007\" data-end=\"5184\"><strong data-start=\"5007\" data-end=\"5051\">1. Apa itu chatbot bisnis dan fungsinya?<\/strong><br data-start=\"5051\" data-end=\"5054\" \/>Chatbot bisnis adalah asisten digital yang membantu melayani pelanggan secara otomatis melalui chat dengan pendekatan kontekstual.<\/p>\n<p data-start=\"5186\" data-end=\"5359\"><strong data-start=\"5186\" data-end=\"5251\">2. Apakah chatbot bisa menggantikan customer service manusia?<\/strong><br data-start=\"5251\" data-end=\"5254\" \/>Chatbot melengkapi, bukan menggantikan. Bot menangani pertanyaan umum, manusia fokus pada kasus kompleks.<\/p>\n<p data-start=\"5361\" data-end=\"5480\"><strong data-start=\"5361\" data-end=\"5400\">3. Apakah chatbot cocok untuk UMKM?<\/strong><br data-start=\"5400\" data-end=\"5403\" \/>Sangat cocok, terutama untuk meningkatkan respons tanpa menambah biaya admin.<\/p>\n<p data-start=\"5482\" data-end=\"5621\"><strong data-start=\"5482\" data-end=\"5533\">4. Bagaimana cara mengukur efektivitas chatbot?<\/strong><br data-start=\"5533\" data-end=\"5536\" \/>Gunakan metrik kepuasan pelanggan, analisa sentimen, dan durasi penyelesaian masalah.<\/p>\n<p data-start=\"5623\" data-end=\"5752\"><strong data-start=\"5623\" data-end=\"5687\">5. Apakah chatbot bisa disesuaikan dengan gaya bahasa brand?<\/strong><br data-start=\"5687\" data-end=\"5690\" \/>Bisa. Chatbot modern dirancang mengikuti tone of voice bisnis.<\/p>\n<h2 data-start=\"5623\" data-end=\"5752\">Referensi<\/h2>\n<p class=\"wp-block-post-title\"><em>Measuring Customer Satisfaction to Drive Long Term, 2025 (vertelcorp.com)<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di toko fisik, Anda menempatkan pramuniaga terbaik dibarisan depan. Seseorang yang ramah, paham produk, dan tahu cara berbicara dengan pelanggan. Di ranah digital, peran itu kini dipegang oleh chatbot bisnis entitas pertama yang menyapa, menjawab, dan membentuk kesan awal terhadap brand Anda. Memasuki 2026, ekspektasi pelanggan berubah drastis. Mereka tidak lagi puas dengan bot yang &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/chatbot-bisnis\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Chatbot Bisnis, Bangun Layanan Pelanggan Otomatis 2026&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3398,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[642],"tags":[],"class_list":["post-3404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-chatbot"],"rttpg_featured_image_url":{"full":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218.webp",1920,800,false],"landscape":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218.webp",1920,800,false],"portraits":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218.webp",1920,800,false],"thumbnail":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218-150x150.webp",150,150,true],"medium":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218-300x125.webp",300,125,true],"large":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218-1024x427.webp",525,219,true],"1536x1536":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218-1536x640.webp",1536,640,true],"2048x2048":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218.webp",1920,800,false],"twentyseventeen-featured-image":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218.webp",1920,800,false],"twentyseventeen-thumbnail-avatar":["https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/218-100x100.webp",100,100,true]},"rttpg_author":{"display_name":"Kanya T","author_link":"https:\/\/dazo.id\/blog\/author\/kanya\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/dazo.id\/blog\/chatbot\/\" rel=\"category tag\">Chatbot AI<\/a>","rttpg_excerpt":"Di toko fisik, Anda menempatkan pramuniaga terbaik dibarisan depan. Seseorang yang ramah, paham produk, dan tahu cara berbicara dengan pelanggan. Di ranah digital, peran itu kini dipegang oleh chatbot bisnis entitas pertama yang menyapa, menjawab, dan membentuk kesan awal terhadap brand Anda. Memasuki 2026, ekspektasi pelanggan berubah drastis. Mereka tidak lagi puas dengan bot yang&hellip;","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3404"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3407,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3404\/revisions\/3407"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dazo.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}