Keputusan memilih tools AI saat ini bukan lagi soal mengikuti tren teknologi. Bagi pengambil keputusan di level manajerial dan eksekutif, AI diposisikan sebagai alat strategis untuk meningkatkan efisiensi tim, mempercepat pengambilan keputusan, dan menjaga konsistensi pengalaman pelanggan.
Berbagai laporan industri menunjukkan bahwa perusahaan yang mengadopsi AI secara terarah mampu mempercepat proses bisnis dan menekan biaya operasional. Namun, hasil tersebut hanya tercapai jika pemilihan tools AI benar-benar selaras dengan kebutuhan organisasi, bukan sekadar fitur yang terlihat canggih di atas kertas.
Artikel ini membahas rekomendasi tools AI terbaik dari sudut pandang strategis, khususnya untuk kebutuhan marketing, customer engagement, dan pengelolaan data pelanggan.
Mengapa Tools AI Menjadi Prioritas Strategis?
AI membantu bisnis berpindah dari pendekatan reaktif ke proaktif. Dalam konteks marketing dan layanan pelanggan, AI berperan penting dalam membaca perilaku pengguna, mengotomatiskan respons, serta memberikan insight berbasis data secara real-time.
Menurut berbagai studi global, adopsi AI pada fungsi marketing dan customer service mampu meningkatkan produktivitas tim hingga puluhan persen. Nilai utamanya terletak pada konsistensi dan kecepatan, dua aspek yang sulit dicapai jika hanya mengandalkan proses manual.
Bagi organisasi berskala menengah hingga besar, tools AI juga membantu mengurangi ketergantungan pada individu tertentu. Sistem menjadi lebih terstandarisasi dan mudah diskalakan.
McKinsey dalam laporan State of AI mencatat bahwa penerapan generative AI pada fungsi layanan pelanggan dapat meningkatkan produktivitas hingga 30–45 persen terhadap biaya operasi fungsi tersebut, terutama karena AI mampu mempercepat penanganan permintaan dan otomatisasi tugas berulang.
Yang menarik, nilai tertinggi bukan berasal dari penggunaan AI yang berdiri sendiri. Dampak terbesar muncul ketika AI dihubungkan langsung dengan CRM, sistem penjualan, dan alur kerja harian tim. Artinya, AI berfungsi sebagai process accelerator, bukan sekadar alat bantu.
Kategori Tools AI Terbaik yang Paling Banyak Digunakan
Tidak semua tools AI memiliki fungsi yang sama, berikut kategori yang paling sering diadopsi oleh organisasi bisnis.
AI untuk Customer Interaction dan Engagement
Tools AI pada kategori ini berfokus pada komunikasi pelanggan melalui chatbot, live chat otomatis, dan analisis percakapan. Sistem ini membantu tim customer service menangani volume pesan besar tanpa menurunkan kualitas respons.
AI untuk Marketing dan Growth
Digunakan untuk segmentasi pelanggan, personalisasi pesan, hingga analisis performa kampanye. AI membantu tim marketing memahami pola respons pelanggan dan mengoptimalkan strategi berbasis data aktual.
AI untuk Operasional dan Efisiensi Proses
Pada level enterprise, AI sering dimanfaatkan untuk automasi workflow, integrasi sistem, serta pengurangan pekerjaan manual yang berulang. Hasilnya adalah proses yang lebih rapi dan minim kesalahan.
Pada konteks ini, tools AI seperti yang tersedia di Dazo berfungsi sebagai penghubung antara chatbot AI, sistem CRM, menjalankan kampanye broadcast messages, dan proses penjualan. Seluruh interaksi pelanggan tercatat otomatis, sehingga tim dapat menindaklanjuti peluang bisnis dengan lebih terstruktur. Pendekatan terintegrasi ini relevan bagi bisnis yang ingin meningkatkan efektivitas marketing tanpa menambah beban operasional.
Baca juga: Cara Membuat Chatbot AI, Panduan Lengkap untuk Pebisnis
Kriteria Menentukan Tools AI Terbaik untuk Bisnis
Bagi Anda, memilih tools AI tidak bisa hanya berdasarkan fitur, tools AI yang baik seharusnya mempercepat kerja tim bukan menambah masalah baru. Ada beberapa kriteria terutama dalam hal strategis yang perlu diperhatikan.
-
-
- Relevansi dengan proses bisnis inti, bukan sekadar fitur canggih
- Kemampuan integrasi dengan CRM, sistem penjualan, dan channel komunikasi
- Skalabilitas, terutama untuk bisnis yang sedang tumbuh
- Ketersediaan data dan kontrol keamanan
- Kemudahan digunakan khususnya oleh orang yang tidak memiliki pengalaman teknis terkait sistem tersebut seperti customer service, CRM, atau tim gudang
-
Pendekatan yang semakin banyak diadopsi adalah penggunaan tools AI yang menggabungkan komunikasi, data pelanggan, dan otomatisasi dalam satu sistem. Dengan model ini, bisnis tidak perlu mengelola banyak platform terpisah.
Rekomendasi Tools AI Terbaik untuk Marketing
Dazo AI Chatbot
Dazo adalah platform software berbasis AI yang dirancang untuk membantu bisnis operasional bisnis melalui Chatbot AI terutama dalam mengelola seluruh interaksi pelanggan, mengintegrasikan dengan sistem CRM, dan membantu peningkatan penjualan melalui percakapan dengan AI dalam satu sistem. Memiliki beberapa fitur utama yaitu:
-
-
- Chatbot AI yang terhubung dengan WhatsApp
- CRM terintegrasi berbasis percakapan
- Follow up otomatis untuk prospek dan pelanggan
- Dashboard monitoring lead dan penjualan.
-
Dampaknya bagi strategi marketing bisnis Anda? Tentunya yang paling terasa fitur chatbot AI membantu bisnis dalam merespons chat pelanggan yang masuk 24/7. Sehingga potensi lead tidak hilang karena ada sistem follow up otomatis yang bantu menangani. Tidak sampai situ, data chat bisa langsung diolah menjadi data CRM. Meringankan beban bisnis dalam menjalankan segmentasi pemasaran yang sesuai dengan preferensi tiap pelanggan untuk personalisasi layanan.
Dampak garis besarnya memudahkan tim marketing dan sales untuk berkolaborasi dalam satu sistem, menciptakan strategi bisnis yang efektif dan potensial bagi pendapatan. Pendekatan ini sejalan dengan praktik AI yang direkomendasikan secara global, yaitu AI yang terhubung langsung dengan proses bisnis inti. Dazo cocok untuk UMKM dan bisnis menengah yang ingin sistem marketing lebih rapi tanpa kompleksitas tools enterprise.
HubSpot AI
HubSpot menyediakan AI untuk email marketing, lead scoring, dan rekomendasi konten. Software ini memiliki kelebihan ekosistem CRM yang matang dan mampu mengintegrasikan dengan banyak platform. Namun dengan segala kelebihan yang dimiliki penggunaannya memiliki harga yang relatif tinggi dibanding dengan kompetitor lainnya. Pada beberapa fitur juga membutuhkan implementasi waktu dan pelatihan.
Salesforce Einstein
Salesforce Einstein adalah AI bawaan dalam ekosistem Salesforce. Namun tools ini lebih cocok untuk enterprise dengan struktur operasional kompleks dibanding skala UMKM. Memiliki beberapa kegunaan utama yaitu memprediksi penjualan, produk mana yang paling laku dibulan-bulan tertentu, menganalisis perilaku pelanggan, hingga memberikan rekomendasi tindakan untuk tim sales
Google Analytics dengan Machine Learning
Google Analytics memanfaatkan AI untuk memberikan insight otomatis terkait perilaku pengguna. Memiliki fungsi utama, diantaranya memberikan wawasan lebih spesifik dan otomatis tentang perilaku pengguna melalui kinerja website atau iklan Anda. Sehingga memberikan hasil analisa data berupa tren yang sedang terjadi diantara pengguna. Software ini juga mampu mendeteksi anomali trafik yang terjadi dibeberapa platform marketing bisnis. Tools ini memang kuat untuk analisis, namun tidak bisa untuk menangani interaksi pelanggan secara langsung.
ChatGPT untuk Mendukung Strategi Marketing
ChatGPT sering digunakan untuk membantu tim marketing dalam mencari ide dan brainstorming terkait konten dan copywriting. Misalnya dalam menyusun dan menulis draft konten khusus promosi, mencari copy ide headline iklan yang paling sesuai dengan target audience, hingga membuat skrip komunikasi ditahapan awal. ChatGPT tidak bersifat menggantikan keberadaan manusia
Baca juga: Aplikasi Kirim Pesan Terjadwal untuk Optimalkan Campaign
Tantangan Implementasi Tools AI dan Cara Mengatasinya
Meskipun potensinya besar, implementasi AI tetap memiliki tantangan. Beberapa diantaranya adalah kemungkinan struktur kualitas data yang belum rapi, adaptasi tim terhadap teknologi baru, serta terkadang diawal pemilik bisnis memiliki ekspektasi yang cukup tinggi padahal belum tentu software yang dipakai benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Solusinya bukan dengan menambah fitur, melainkan memulai dari memperkenalkan use case yang paling berdampak. Banyak organisasi berhasil dengan memulai otomasi dari chatbot AI untuk layanan pelanggan, kemudian kebutuhan operasional melebar sehingga membutuhkan fitur lebih seperti automasi kampanye marketing dan sistem CRM.
Kesimpulan
Tools AI terbaik bukan tentang teknologi paling kompleks, melainkan solusi yang paling relevan dengan kebutuhan bisnis. Bagi pengambil keputusan, AI seharusnya menjadi alat untuk menyederhanakan proses, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat strategi berbasis data.
Dengan pendekatan yang tepat, tools AI dapat menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang. Bagi bisnis yang ingin mulai memanfaatkan AI secara terukur dan berkelanjutan, memahami kebutuhan internal adalah langkah awal sebelum memilih solusi yang tepat. Platform seperti Dazo menunjukkan bagaimana AI dapat diterapkan secara praktis untuk membantu bisnis mengelola interaksi pelanggan, CRM, dan proses penjualan dalam satu ekosistem yang terintegrasi.




